Rezim yang berkuasa di UIN Jogja

UIN Jogja membara………, tepatnya 31 January 2007 kemarin adalah masa-masa paling menegangkan. Catatlah selama hampir Perguruan tinggi ini berdiri, penguasa Dewan Mahasiswa di pegang oleh suatu golongan tertentu dan turun-temurun hingga sekarang. Sifat tertutup, kapitalis, anarkis, dan brutalisme yang mengusung simbol-simbol liberalis secara mutlak mereka usung. Segala hal dilakukan untuk meraih kembali apa yang mereka pegang selama ini. Hirarki kepemimpinan dipegang orang-orang mereka tanpa adanya transparansi. Sistem kepartaian yang menguntungkan…dan kemarin, kita terima kekalahan dengan senyum simpul! Memang belum saatnya kita merebut ‘kursi’ mereka. Walaupun begitu, setidaknya ada peningkatan. Di pemilwa kemarin hanya ada dua Jurusan dimenangkan oleh partai kita, kini meningkat menjadi tiga jurusan. Step by step! tidak bisa seperti main sulap, karena orang-orang yang kita hadapi bukanlah orang yang matang ‘demokrasi’ dalam hal ini. Seperti yang terjadi tengah malam pasca perhitungan suara untuk Jurusan keuangan Islam, Innalillah…amanah itu kita kembali yang memegang. Namun diluar dugaan, kekalahan oleh mereka ditanggapi dengan anarki. Orang-orang kita di kejar dan hampir dipukuli. Alhamdulillah, ikhwan-ikhwan itu dapat meloloskan diri. Sungguh, pertolongan Allah ada pada orang-orang yang berserah diri. Sampai tulisan ini di publikasikan, suasana mencekam masih menyelimuti kampus kami. Pagi tadi, taklimat disebarkan kepada kader kita bagi akhwat untuk tidak kekampus. Kerawanan ini dapat ditarik kesimpulan, bahwa begitu khianatnya mereka dalam berlomba-lomba mencapai kedudukan. Masya Allah, dienul Haq ini memang benar-benar harus ditegakkan. Apalagi di kampus Islam, sarjananya akan dilempar kemasyarakat! Akan mereka bentuk menjadi masyarakat yang seperti apa negara ini…Wallahua’lam, janji Allah itu pasti! PR kita, untuk rapatkan kembali barisan ini…Allahu Akbar!!!!

Leave a Reply